Showing posts with label Otomotif. Show all posts
Showing posts with label Otomotif. Show all posts

Tuesday, March 8, 2011

Enam Cara Mudah Agar Motor Irit Bahan Bakar

0e13b9f512923d16b13e5cf44b28e7b4 Enam Cara Mudah Agar Motor Irit Bahan Bakar

REUTERS/China Daily

TEMPO Interaktif, Jakarta – Kebijakan pembatasan premium memang tak berlaku bagi kendaraan roda dua alias sepeda . Namun, harga bahan yang tak murah tentu juga harus dipertimbangkan bagi para pengguna .

Terlebih bila kendaraan itu digunakan sebagai sarana transportasi saban hari menuju tempat kerja. Memang, pabrikan telah merancang produknya bahan . Namun, seiring dengan usia sepeda kemampuannya untuk berhemat bahan pun menurun.

Lantas apa saja yang harus dilakukan bila hal itu terjadi? “Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu gaya berkendara dan melakukan pembenahan di sektor mesin dan beberapa komponen pendukung,” tutur Ujang Sugiarto, mekanik Bintang Utama , Kemanggisan Selatan, Jakarta Barat, Kamis (23/12).

Berikut langkah yang harus dilakukan menurut Ujang:

1. Meningkatkan kompresi mesin

Satu hal yang patut diingat semakin tinggi kompresi mesin maka, pembakaran bahan di ruang mesin makin sempurna. Bila hal itu terjadi maka jumlah bahan yang dibutuhkan juga semakin sedikit.

“Tetapi ini tidak berarti harus memangkas head piston silinder, tetapi cukup mengurangi ketebalan packing atau menggunakan piston dengan dome tinggi,” kata Ujang.

2. Atur klep

Langkah lain yang tak penting adalah mengatur posisi klep. Satu hal yang harus diingat, jangan sampai posisi klep terlalu longgar atau terlalu rapat. Sebab bila hal itu terjadi akan mengakibatkan tenaga loyo.

untuk mengukur posisi klep yang pas adalah dengan menarik gas bila dengan sedikit tarikan tenaga sudah cukup terasa berarti posisi klep sudah pas. Dengan posisi seperti itu, maka asupan bahan yang dibutuhkan juga tidak terlalu banyak.

“Karena setiap kali kita menarik gas kuat-kuat agar melesat, saat itu pula kucuran bahan juga banyak,” terang Ujang.

3. Servis karburator atau injektor

Servis yang dimaksud tidak sekadar membersihkan spuyer atau saluran bensin dari kotoran. Perlu juga mengatur ulang posisi pelampung serta sekrup udara. Hal ini penting dilakukan, pasalnya karburator merupakan peranti untuk memasok bahan ke ruang mesin.

Bila posisi pelampung tidak tepat, atau karburator kotor maka pasokan juga tersendat. Saban kali kita menarik gas dalam-dalam agar tidak tersendat, saat itu pula asupan bahan yang disedot ruang juga semakin besar.

Begitu pula bila telah menggunakan peranti injektor sebagai sarana pengabutan bahan yang disemprotkan ke ruang . Atur atau setel ulang pompa bahan , bersihkan peranti itu.

“Semakin lancar semprotan bahan maka semakin pula bahan ,” tandas Ujang.

Tak hanya itu. Ketepatan asupan bahan juga menjadikan pembakaran di mesin makin sempurna. Dengan sempurnanya pembakaran, tenaga yang dihasilkan juga makin sempurna. Ihwal besaran tenaga itu bervariasi.

4. Ganti atau bersihkan busi

Seperti diketahui, busi merupakan peranti untuk memantik api atau memercikkan api yang dibutuhkan dalam proses pembakaran. Bila percikan api tak sempurna atau busi gagal memercikkan api dengan baik, akan terjadi gagal .

Setiap kali percikan terjadi dan gagal , saat itulah banyak bahan yang terbakar percuma. Walhasil, jumlah bahan yang dikonsumsi pun lebih besar.

Lantaran itulah, sebaiknya membersihkan busi secara rutin dan mengatur kerapatan antara sumbu busi dengan kepala busi (yang ada di bagian pangkal busi). Bila busi sudah tak layak sebaiknya diganti, lebih baik mengeluarkan biaya sekali ketimbang boros bahan setiap hari.

5. Cermati posisi kanvas rem

Tanpa disadari dan diketahui pemilik , mekanik dengan tanpa sengaja memasang kanvas rem yang terlalu rapat dengan sepatu rem. Akibatnya, di antara kedua benda itu seolah menempel atau menjadikan dalam posisi mengerem.

Akibat posisi seperti itu, maka tenaga yang dibutuhkan untuk melaju juga semakin besar. Pasalnya, dalam posisi direm, tetapi pengendara menarik tuas gas dengan keras. Walhasil, pasokan bahan yang dibutuhkan mesin juga makin banyak, pun menjadi boros.

6. Ubah gaya berkendara

Tanpa disadari para pengendara kerap menggeber motornya dalam kecepatan tinggi lalu tiba-tiba mengerem alias berkendara dalam kecepatan tidak konstan.

Tahukah Anda bahwa menggeber kemudian mengerem dan langsung tancap gas menjadikan asupan bahan juga makin besar?

Begitu pula dengan kebiasaan menarik tuas gas berulang-ulang dengan keras (bahasa awamnya blayer). Hal itu perlu dihindari, pasalnya setiap kali Anda menarik gas, saat itu pula asupan bahan ke ruang juga bertambah besar.

salah lainnya yang perlu dihindari adalah sering main selip kopling,” tandas Ujang.

Lakukan tarikan gas secara perlahan dan konstan saat ingin meningkatkan akselerasi ,. Posisikan persneling di posisi yang tepat sesuai dengan kecepatan dan putaran mesin saat melaju.

Selain itu hindari pemakaian aksesori yang berbobot berat dan tidak perlu atau tidak memiliki fungsi penting. Karena, semakin berat beban maka tenaga yang dibutuhkan untuk melaju juga semakin besar. Makin besar tenaga yang dibutuhkan berarti, semakin besar pula bahan yang dikonsumsi.

ARIF ARIANTO

Source: tempo

READ MORE - Enam Cara Mudah Agar Motor Irit Bahan Bakar

Wednesday, February 23, 2011

14 Fungsi Tombol di Balik Setir Mobil Balap F1

Kalian semua pasti sudah tidak asing lagi dengan tampilan dan bentuk dari mobil balap tercepat di planet kita, yah mobil Formula satu atau dapat disebut juga "Jetdarat".
Merupakan mobil yang berisikan dengan segudang teknolgi canggih. Sekarang mari ki semua untuk melihat tampilan dan fungsi dari semua tombol yang ada di balik kemudi Formula 1.


1. Tombol MSG OK
Merupakan tombol multifungsi digunakan untuk menset semua fungsi-fungsi yang terdapat didalam mobil.

2. Tombol Menu scroll buttons
Tombol ini berfungi sebagai tombol untuk memilih menu-menu yang ada didalam mobil.

3. Tombol Differential adjustment
Tombol ini berfungi untuk mengatur traksi dan grip pada ke empat roda, mengatur stabilitas pengereman dan juga mengatur sistim pada mobil pada saat berbelok.

4. Tombol Neutral switch
Tombol ini berfungi untuk mengatur kembali settingan mobil ke posisi normal.

5. Tombol Front wing switch
Tombol untuk mengatur dan menyesuaikan sudut sayap/bumper depan mobil untuk meningkatkan downforce.

6. Tombol Radio LED
Menyala dengan warna biru untuk menginformasikan kepada pengemudi tentang arahan-arahan dari pit.

7. Tombol Pit-to-car radio
Fungsi nya untuk mematikan dan menghidupkan fungsi komunikasi radio

8. Tombol Fuel mix adjustment
Mengatur campuran bahan bakar, baik untuk memelihara atau meningkatkan performa mesin, sesuai dengan yang diperlukan.

9. Tombol Throttle map override

Mengatur katup mesin dan juga menyesuaikan dengan karakteristik yang sesuai dengan kondisi lintasan.

10. Tombol Overtake button
Mengatur dan meningkatkan kecepatan mesin dalam sekejap ke posisi maksimal yaitu 18.000 rpm. Kecepatan ini dibutuhkan pada saat pembalap akan menyalip.

11. Tombol Pitlane speed limiter
Mematikkan dan menghidupkan fungsi tombol pengontrol kecepatan pada saat berada di pitlane, seperti yang sobat semua ketahui bahwa didalam pitlane kecepatan mobil harus dikurangi apabila tidak di taati maka akan dikenai hukuman.

12. Tombol Engine breaking level
Tombol ini difungsikan pada saat keadaan lintasan basah, yang bermanfaat untuk meningkatkan stabilitas belakang roda belakang mobil.

13. Tombol Tyre configuration
Tombol yang berfungsi untuk mengoptimalkan pengaturan ban dan juga berfungsi untuk mengaktifkan lampu belakang pada saat keadaan hujan.

14. Tombol Master multifunction switch
Memungkinkan pengemudi untuk mengakses sejumlah pengaturan sistem mesin mobil, kendali sayap depan/belakang, kendali "aero" yang berfungsi yang memantau dan memaksimalkan aliran udara mobil.

Sebagai tambahan, harga untuk satu buah stir / kemudi mobil balap F1 adalah Rp. 368 juta.
READ MORE - 14 Fungsi Tombol di Balik Setir Mobil Balap F1

Awas! 10 Pemicu Mobil Terbakar

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemilik mobil tentu tak ingin kendaraannya hangus dilalap api. Musibahnya, tak hanya menimpa mobil berusia tua, tapi mewah pun seperti Jaguar yang terjadi di Pondok Indah, Jakarta Selatan, akhir Januari lalu. Lantas, apa penyebab timbulnya percikan api dan di mana saja asalnya?

Tiga nara sumber, yakni Usman Adie (Service Operation Manager Tunas Toyota), Angian (mekanik bengkel AMS) dan Andrie Widjaya (instalatur audio Bassindo, Jakarta Utara) telah disambangi untuk mengetahui inti masalahnya.

Inilah sumber-sumber api yang patut diwaspadai dan dicermati.

1. Knalpot bocor. Uap panasnya tertransfer ke selang saluran bahan bakar yang lama kelamaan jebol dan meneteskan bensin.

2. Material. Kain, kertas atau bahan kardus di exhaust manifold atau knalpot terbakar dan menyambar ke bagian lain yang mudah terbakar karena panas.

3. Kebocoran. Biasanya pada selang bensin lantaran klem pengikat kurang bagus, mengakibatkan bensin bocor di ruang mesin dan bisa tersulut saat mesin di-starter atau kala mesin sudah panas.

4. Selang Power steering. Dengan oli bertekanan tinggi dan mengalami rusak membuat olinya menyebar ke exhaust manifold. Umumnya dialami mobil yang selang power steering dekat dengan exhaust manifold. Hal ini tak akan terjadi bila selang ikut diperiksa saat servis.

5. Penambahan atau optional pada selang-selang bahan bakar. Biasanya, klemnya tidak kuat, akibatnya bensin yang di ruang bensin bocor dan terbakar lantaran pengaruh panas.

6. Solder. Perhatikan pada sambungan kabel alarm yang patriannya kurang kuat bisa jadi pemicu kebakaran lantaran korsleting listrik.

7. Kabel listrik. Karena tergencet dan mengelupas lalu menyentuh bodi yang menyebabkan korsleting listrik.

8. Kabel menumpuk. Biasanya pada aki, terlepas karena terkena guncangan. Ketika kabel menyentuh bagian negatif di aki atau bodi, terjadilah korsleting listrik.

9.Sambungan kabel. Karena kurang kuat menimbulkan korsleting kabel antara kabel positif dan negatif. Ditambah lagi dengan sekring yang terlalu besar, sehingga kabel menjadi panas dan timbul kepulan asap.

10. Kemungkinan terbesar ada pada O ring di injector. Kalau tanda-tandanya basah, hati-hati berarti O ring sudah getas membuat bahan bakar ke luar dari injektor dan jika dibiarkan dan terkena mesin yang panas, makan akan timbul api.

Nah, pesan dari para mekanik, jangan memperbaiki atau mengganti komponen yang berhubungan dengan bensin dan oli, menggunakan bahan imitasi. usai servis, periksa di seputar mesin, barangkali ada barang yang tertinggal yang dapat memicu timbulnya api. (Rahmat Sadeli)

Sumber :

READ MORE - Awas! 10 Pemicu Mobil Terbakar